Kupandang fajar nan jauh disana
darimana kuberada iya tak tampak
Tertutup kain hati merana
sekujur tubuhku memberontak
Heran kupandangi hari
berlari lari tak karuan
dingin dan sepi
kuterhanyut dalam haluan
Nyanyian manis waktu
ajariku sejuta hal baru
dan sekarang kubersabda
takkan menyesali hari hari kita
Kupandang kembali
kebelakang pilar pilar mati
masihkah ia dapat bernapas
walau hanya sejenak saja
ia terbang halus bagaikan kapas
Akhir perjalanan
akhir pengorbanan
akhir tangan kita bergandengan
sudah waktunya melepaskan
tak lama pulau baru menanti
adakah cinta lama ini mati?
sudah hal tua, semua bagai putaran
roda hukum sang pencipta alam
dan sekali lagi
Kupandang fajar nan jauh disana
darimana kuberada iya tak tampak
Tertutup kain hati merana
sekujur tubuhku memberontak
adakah waktu mengajariku lagi?
Arinda wijaya
kalo ada yang baca ini, demi Allah gue tau kok jelek, tiga menit dan non bakat=disaster