Thursday, 18 March 2010

Kupandang fajar nan jauh disana
darimana kuberada iya tak tampak
Tertutup kain hati merana
sekujur tubuhku memberontak

Heran kupandangi hari
berlari lari tak karuan 
dingin dan sepi
kuterhanyut dalam haluan

Nyanyian manis waktu 
ajariku sejuta hal baru
dan sekarang kubersabda
takkan menyesali hari hari kita

Kupandang kembali 
kebelakang pilar pilar mati
masihkah ia dapat bernapas
walau hanya sejenak saja
ia terbang halus bagaikan kapas

Akhir perjalanan
akhir pengorbanan
akhir tangan kita bergandengan
sudah waktunya melepaskan

tak lama pulau baru menanti 
adakah cinta lama ini mati?
sudah hal tua, semua bagai putaran
roda hukum sang pencipta alam

dan sekali lagi
Kupandang fajar nan jauh disana
darimana kuberada iya tak tampak
Tertutup kain hati merana
sekujur tubuhku memberontak
adakah waktu mengajariku lagi?


Arinda wijaya

kalo ada yang baca ini, demi Allah gue tau kok jelek, tiga menit dan non bakat=disaster

No comments: