Thursday, 25 March 2010

another BITCH i LOVE

Pertama2, gue tau ini adalah UAN week, so were not suppose to go online and do other stupid stuff. But hey, (looking for an excuse........dont have one) anyways,...

Kemaren gue chatting sama seseorang. Bukannya jahat, tapi gue hampir ngelupain dia. Well not in terms "kacang lupa kulit" (which do not fit into this situation), tapi ngelupain secara fisik.Mukanya masih gue inget 100%, its just i forgot how it feels like to have her around me. Jasmaniah.
Dan gue ngepost ini pasti ngangetin, ini soal si cunt gue tersayang yang namanya Nadia




Nadia dan gue, telah melewati beberapa saat HBL bersama, mendengarkan cerita bersama dan selalu punya joke bersama yang bahkan tukang jago sandi nga bakal bisa ngerti.

Nga tau kenapa gue kangen dia belakangan ini..

Apalagi ada situasi:
bokap gue ngelawak dengan nada tingginya, gue ketawa, terlebih lagi kalo inget, "ada yang bakal ketawa sama gue kalo saat begini nih, Nadia,"
kalo gue punya ide2 cerita gila, kebayang, "coba ada Nadia"
kalo ada orang yang salah jalan (gaya jalan dll yang nga penting), "kalo ada Nadia pasti kita ketawa"
kalo ada setitikpun hal kecil yang janggal dalam hidup ini, pasti yang ngerti keganjalan itu Nadia
Nadia
Nadia
Nadia
The one with the greatest idea
The one with so much friend
The one with the great memory
Kangen gue, kangen banget
sama2 gila West Bentley (sorry if its wrong, i forget how to write it)
sama2 suka bikin video mematikan
sama2 suka pencetin jerawat, komedo dan ngomentarin setiap titik komedo orang
sama2 pernah gila caper sama laki2 boxer
sama2 suka hal2 fantasy (although shes not that freaky like moi)
sama2 suka hunting film dan berdiskusi tentang moral apa yg mungkin terkandung dalamnya
sama2 pelarian curhat dari kehidupan SMA yang ribet
ini anak...
gue kangen sumpah. gue kangen titik

gue nga tau harus ngomong apa lagi, saat ini gue speechless aja, mungkin kalo life gue bisa bercerita tentang dia sebanyak orang harus berbicara di sidang thesis.

Dulu gue sama Nadia, pernah punya mimpi lugu: gue membuat buku, dan Nadia akan mengfilmkannya. Kita bahkan udah ada bayangan scene2 dimana hero dalam buku gue akan jatuh ke air, bagaimana tangan2 hantu2 itu menjeratnya kedalam. Kita keasikan sendiri.
Ya Allah, kadang kala kau mendengarkan doaku, ya Allah, maukah kau kabulkan ide kami ini?
Im looking forward to see her movies in the box office and someday in two thousand something, ill be standing in the queue to watch her premier.

I love her, she may be not famous(yet) but she is a star for me

my cousin loves her name, Nadia Sabrina,
Arinda Wijaya

1 comment:

Nadia Sabrina said...

I LOVE YOU TOO MUCH. TOO MUCH. TOO MUCH. TOO UNCOUNTABLE